sebuah sekolah yang terletak di jantung kota SIDOARJO , yang berbasis kerohanian islam modern , yang terkenal hingga pelosok asia .
tahukah anda apa sekolah itu ?
SMA
Muhammadiyah 2 Sidoarjo didirikan pada tahun 1976 oleh Bagian
Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sidoarjo.
Hingga kini SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo telah berusia 29 tahun - suatu
usia yang cukup dewasa bagi sebuah lembaga pendidikan. Pada awalnya
(1976) dibangun tiga pondasi untuk bangunan lokal (kelas), tetapi pada
saat itu baru bisa diwujudkan satu lokal bangunan yang jadi, itu pun
harus disekat menjadi dua, sebagian untuk ruang kelas dan sebagian yang
lain untuk kantor guru dan kepala sekolah. Pada tahun l978 dilanjutkan
pembangunan lokal baru diatas 2 pondasi lokal yang sudah ada, sehingga
seluruhnya menjadi tiga lokal.
Pada tahun pertama
dibukanya, siswa yang belajar di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo ini hanya 9
anak, tahun kedua bertambah satu kelas, tahun ketiga bertambah lagi
satu kelas, dan seterusnya dari tahun ke tahun mengalami pertambahan
secara signifikan, hingga pada sekitar tahun pelajaran 1994 - 1995
jumlah siswanya menjadi 15 kelas (kelas paralel I, II, dan III
masing-masing 5 kelas paralel). Kemudian pada sekitar tahun 1997 - 1998
mengalami peningkatan lagi menjadi 18 kelas (kelas I, II, dan III
masing-masing 6 kelas paralel), dan pada tahun pelajaran 2000 - 2001
bertambah lagi menjadi 21 kelas (kelas I, II dan III masing-masing 7
kelas paralel). Di tahun pelajaran 2005 - 2006 kelasnya menjadi 28 kelas
(kelas X ada 10 kelas, kelas XI ada 9 kelas, dan kelas III ada 9 kelas)
dengan jumlah siswa seluruhnya mencapai 1227 siswa. Pada tahun
pelajaran 2006 - 2007 diperkirakan ada sekitar 1267 an siswa dengan 30
kelas (kelas X ada 11 kelas, kelas XI ada 10 kelas, dan kelas XII ada 9
kelas).
Selama kurun waktu 30 tahun , SMA
Muhammadiyah 2 Sidoarjo telah mengalami tiga kali masa kepemimpinan
sekolah, yaitu : (a) masa kepemimpinan Drs. H. Ahmad Thobari , (b) masa
kepemimpinan Drs. H. Abubakar Ahmad ,masa kepemimpinan H. Abdullah
Hasan, S.Ag,Drs.HIDAYATULLAH.Msi . Dari empat kali masa kepemimpinan
ini, di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo telah terjadi usaha pengembangan dan
pembaharuan (develop and reform) diberbagai bidang, baik sarana
prasarana sekolah, kurikulum pendidikan dan pembelajaran, maupun sumber
daya pelaksananya. Berbagai langkah nil yang dilakukan, diarahkan untuk
menjadikan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo sebagai lembaga
pendidikan-sekolah yang sebenarnya (the real school - SMAMDA), yang
membangun tradisi keilmuan dan spiritualitas keislaman, sehingga dapat
mengantarkan civitas academic (warga sekolah) menjadi manusia yang
berkualitas unggul, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah
SWT., menguasai ilmu pengetahuan, memiliki kecakapan hidup (life skill)
sekaligus mempunyai akhlaq yang luhur, santun, dan sholeh.
Dari usaha melakukan pengembangan dan pembaharuan
(develop and reform) di berbagai bidang itu, berdasarkan penjenjangan
akreditasi yang dilakukan oleh Departemen Pendidikan Nasional, pada
tahun 1996 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo terakreditasi DISAMA.KAN. Dengan
pengembangan dan pembaharuan (develop and reform) yang dilakukan secara
terus-menerus serta didapatnya status DISAMAKAN, maka perkembangan minat
siswa dan orang tua untuk masuk di (memasukkan anaknya ke) SMA
Muhammadiyah 2 Sidoarjo dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang
cukup signifikan, bahkan dalam 5 tahun terakhir persentase siswa lulusan
SLTP -MTs yang tidak tertampung di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo semakin
meingkat. Ini terjadi karena di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo menerapkan
sistim seleksi dalam PSB (penerimaan siswa baru). Rata-rata jumlah siswa
yang diterima setiap tahun pelajaran berkisar antara 50% - 60% dari
jumlah siswa yang mendaftar. Pada tahun pelajaran 2005 - 2006 jumlah
siswa baru yang diterima sebanyak 412 siswa dan pada tahun pelajaran
2006 - 2007 ini direncanakan menerima 440 siswa. Pada tahun pelajaran
2005 - 2006 di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo dilakukan perubahan dan
pembaharuan kurikulum dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan
pendidikannya. Dalam hal kurikulum, penerapan kurikulum berbasis
kompetensi (competency based of curriculum) untuk kelas X dan kelas XI
dengan pendekatan multiple intelligence system (MIS), sebuah model
pembelajaran yang berusaha untuk mengembangkan kecerdasan majemuk
(multiple intelligence) yang dimiliki oleh siswa – dari sisi
pembelajarannya ada kesesuaian antara gaya mengajar guru dengan gaya
belajar siswa. Program ini dirancang bekerja sama dengan sebuah lembaga
konsultan pendidikan Mi -21. Pada tahun pelajaran 2005 - 2006 ini pula
SMAMDA telah mengikuti akreditasi ulang, dan dari hasil penilaian Badan
Akreditasi Sekolah (BAS) Propinsi Jawa Timur SMAMDA mendapatkankan nilai
95,73 serta telah mendapatkan Surat Keputusan dari BAS Jatim yang
menyatakan bahwa SMAMDA mendapatkan status TERAKREDITASI A.